You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pembangunan 10 GOR Dimulai Akhir Oktober
photo Doc - Beritajakarta.id

Renovasi 10 GOR Dimulai Akhir Oktober

Pengerjaan fisik renovasi 10 Gelanggang Olahraga (GOR) untuk mendukung pelaksanaan Asian Games 2018 akan dimulai akhir Oktober 2017 mendatang.

Sudah ketemu angkanya, sekarang tinggal survei. Mudah-mudahan akhir Oktober ini dimulai pembangunan

Pembiayaan pembangunan proyek ini diambil dari dana kompensasi kenaikan Koefisien Lantai Bangunan (KLB) perusahaan swasta.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, Ratiyono mengatakan anggaran untuk renovasi 10 GOR ini sudah disepakati Rp 65 miliar. Anggaran itu nantinya digunakan untuk renovasi GOR, lapangan baseball dan sepeda BMX.

Dispora Optimistis Renovasi 10 GOR Rampung Tepat Waktu

"Sudah ketemu angkanya, sekarang tinggal survei. Mudah-mudahan akhir Oktober ini dimulai pembangunan," ujarnya, Rabu (18/10).

Menurut Ratiyono, pembangunan seluruh fasilitas olahraga ini membutuhkan waktu sekitar tujuh bulan. Ditargetkan pada Mei tahun depan, pengerjaan sudah bisa rampung seluruhnya.

"Butuh waktu sekitar tujuh bulan untuk pembangunan. Kami optimis bisa tepat waktu semua," tandasnya.

Sekadar diketahui, 10 GOR yang akan direnovasi meliputi GOR Pulogadung, GOR Cempaka Putih, GOR Sunter, GOR Soemantri Brodjonegoro, GOR Bulungan, GOR Ragunan, GOR Senen, GOR Jakarta Barat, GOR Jakarta Utara, GOR Jakarta Timur.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11296 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1344 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1282 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1278 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye990 personBudhi Firmansyah Surapati